LAMPUNG
TENGAH – Jajaran civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Syari’ah Darusy Syafa’ah (STISDA)
Lampung Tengah menggelar agenda rutinan bulanan dalam bentuk diskusi ilmiah.
Hal tersebut
disampaikan Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) STISDA Lampung Tengah, Chamdini Putri, M.E, di
kampus hijau Jalan Jenderal Sudirman RT 12/RW 06 Dusun Kotasari I
Kampung Kotagajah, Kecamatan Kotagajah, Kabupaten Lampung Tengah, Propinsi
Lampung, pada Rabu, (11/3/2026) siang.
“Diskusi ilmiah ini dengan
mengusung tema lintas disiplin ilmu,
baik tentang ke-syariahan atau ketarbiyahan, atau Islamic studies lainnya. Sehingga
dosen tidak hanya mengajar dikelas, juga tetap melaksanakan tradisi diskusi sesama
dosen dilingkungan Sekolah Tinggi Ilmu
Syari’ah Darusy Syafa’ah (STISDA) Lampung Tengah,†pungkasnya.
Nur Khozim Muhlis, M.Pd, dalam diskusi bulanan ini
menyampaikan tema tentang Strengthening MahÄrah
al-QirÄ’ah through the Sorogan Strategy: A Study of Kitab TurÄts Learning
at Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang.
Ia melanjutkan, bagaimana
perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran maharah al-qira'ah
(keterampilan membaca) melalui strategi sorogan dalam konteks pembacaan
kitab Turats (klasik) di Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang ?
“Penelitian di
Pondok Pesantren Al-Khoirot Malang menunjukkan bahwa penggunaan strategi
sorogan dalam pembelajaran mahÄrah al-qirÄ’ah (keterampilan membaca) bertujuan
agar santri mampu membaca dan memahami kitab kuning (turats) gundul secara
mandiri. Target akhirnya adalah agar santri memiliki bekal untuk mengembangkan
ilmu pengetahuan secara luas sesuai minat mereka setelah lulus,†tutupnya.
