LAMPUNG TENGAH — Pusat
Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Ilmu Syariah
Darusy Syafa’ah (STISDA) Lampung Tengah menyelenggarakan kegiatan sosialisasi
penelitian dan pengabdian Litapdimas, sebagai upaya meningkatkan partisipasi
dosen dalam program hibah penelitian dan pengabdian dari Kementerian Agama (Kemenag)
melalui Litapdimas.
Hal
tersebut disampaikan Ketua P3M STISDA, Chamdini Putri, M.E disela – sela acara
tersebut di lantai 2 Kampus STISDA Lamteng, di Jalan Jenderal Sudirman RT 12/RW 06 Dusun Kotasari I
Kampung Kotagajah, Kecamatan Kotagajah, Kabupaten Lampung Tengah, Propinsi
Lampung, Kamis (22/1/2026) pagi.
“Peningkatan
budaya akademik melalui penelitian dan pengabdian yang terarah, relevan dengan
kebutuhan masyarakat, serta berdampak pada penguatan mutu institusi. Seluruh
dosen untuk mempersiapkan proposal sejak dini, memperkuat kolaborasi, serta
menyesuaikan topik dengan peta jalan (roadmap)
penelitian dan pengabdian kampus,†imbuhnya.
Ketua
STISDA Lamteng, Dr. H. Andi Ali Akbar, M.A, menyampaikan, semua dosen wajib
meningkatkan kapasitas penguatan kinerja Tridharma perguruan tinggi, semua
dosen pada lima (5) program studi ini agar lebih aktif dan percaya diri dalam
mengikuti program Litapdimas.
“Melalui
kegiatan sosialisasi ini, P3M STISDA Lamteng berharap peningkatan pemahaman
teknis dan motivasi dosen dapat berdampak pada naiknya jumlah pengusul serta
meningkatnya proposal yang lolos pendanaan Litapdimas pada periode berikutnya,â€
tutupnya.
Arif
Ismunandar, M.M, dalam pemaparannya menyampaikan membagikan strategi penyusunan
proposal yang baik, mulai dari pemilihan topik yang sesuai skema, ketajaman
rumusan masalah, penyusunan luaran, hingga tips teknis agar proposal lebih
kompetitif.
Diskusi
berlangsung interaktif karena para dosen juga diberikan kesempatan untuk tanya
jawab terkait kendala yang sering muncul dalam penyusunan proposal.
Kegiatan
ini diikuti oleh dosen dari lima program studi, yaitu; Ekonomi Syariah (ESy),
Hukum Keluarga Islam (HKI), Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Guru
Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Antusiasme peserta
terlihat dari partisipasi aktif selama sesi pemaparan dan diskusi.
